https: img.okezone.com content 2020 07 19 38 2248884 vinales-akui-puas-dengan-performa-motornya-di-motogp-spanyol-2020-dTV3CR0iqb.jpg

JEREZ – Maverick Vinales mencapai hasil positif ketika mentas dalam seri perdana MotoGP 2020, Minggu, 19 Juli 2020 kemarin. Pembalap Yamaha Monster Energy memenangkan podium kedua pada lomba yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Vinales mengaku sangat puas dengan performa kuda besinya dalam pertandingan. Pembalap berjuluk Top Gun itu mengklaim peningkatan kinerja YZR-M1-nya tidak terlepas dari kerja keras semua anggota tim.

Memulai balapan dari posisi kedua, Vinales terlibat dalam persaingan sengit dengan pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez. Keduanya saling membungkuk untuk memperebutkan posisi terdepan.

Tapi kemudian The Baby Alien – dijuluki Marc Marquez – membuat kesalahan yang sangat penting dan melemparkannya ke posisi 17. Vinales kemudian mendapat lawan baru yaitu Fabio Quartararo dan Jack Miller.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2020 Setelah GP Spanyol

Namun, kecepatan Quartararo dalam lomba kali ini tidak bisa dibendung hingga akhirnya naik podium pertama. Sementara Vinales yang bertarung ketat dengan Jack Miller dan Andrea Dovizioso berhasil finis di peringkat kedua.

"Saya sangat senang dengan dimulainya beberapa putaran pertama. Tim saya melakukan pekerjaan yang sangat baik. Performa motor sangat bagus dan hal yang positif bagi kami di lintasan, tetapi pada kesempatan yang sama kami juga merasakan beberapa kesulitan di beberapa bagian kata Vinales seperti dilansir laman Crash, Minggu (19/7/2020).

Namun, di sisi lain rekan setimnya Valentino Rossi juga mengklaim podium kedua di Jerez kali ini tidak mudah baginya. Sama seperti kebanyakan pembalap lain, Vinales cukup terkendala oleh suhu tinggi yang membuatnya sulit untuk menjaga ban sampai akhir balapan.

"Kami berusaha melaju secepat mungkin sejak awal balapan. Namun sekali lagi kondisi ban membuat situasi di lintasan cukup sulit. Terlepas dari apa pun, podium kedua bukanlah hasil yang buruk," lanjutnya.

"Ketika ban depan tergelincir untuk pertama kalinya pada putaran ketujuh atau kedelapan, saya menyadari bahwa saya dalam kesulitan," lanjut mantan pembalap Marc VDS.

"Dalam beberapa lap terakhir situasinya menjadi lebih sulit. Saya bahkan tidak bisa menjaga keseimbangan ketika memasuki tikungan," lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here