https: img.okezone.com content 2020 09 09 38 2274766 ucapan-rossi-ternyata-pernah-bikin-zarco-sakit-hati-xiB9B54Uud.jpg

MISANO – Pembalap Avintia Ducati, Johann Zarco, justru dilukai oleh pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Hal tersebut terjadi setelah balapan MotoGP Austria 2020 berlangsung pada pertengahan Agustus lalu.

Saat balapan di Red Bull Ring Circuit, Zarco sebenarnya terlibat kecelakaan horor dengan pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli. Kedua pebalap tersebut terpental ke atas gravel, sementara motornya terbang bebas hingga nyaris menabrak pebalap lain, seperti Rossi dan Maverick Vinales.

Usai kejadian tersebut, banyak pihak yang memojokkan Zarco. Sebab menurut mereka, Zarco lah biang keladi kecelakaan itu karena sengaja menutup jalur Morbidelli.

Baca juga: Rumor Rossi Mundur, Dovizioso ke Petronas Yamaha?

Franco Morbidelli dan Johann Zarco

Morbidelli bahkan menyebut Zarco setengah pembunuh. Sementara itu, Rossi sangat marah pada Zarco dan membuatnya angkat bicara yang membuat juara dunia Moto2 dua kali itu merasa sakit hati.

Meski Rossi kemudian merevisi ucapannya dan menilai Zarco secara tidak sengaja menutup jalur Morbidelli, namun pembalap Avintia Ducati itu sudah terlanjur cedera. Meski begitu, Zarco pada akhirnya berusaha memahami apa yang dikatakan The Doctor.

“Aneh karena ketika saya mendengar pernyataan Valentino dan Morbidelli usai balapan. Saya ingin langsung menemui mereka dan menyelesaikan masalah. Franco sudah pergi, tapi saya bisa berbicara dengan Valentino, ”aku Zarco, seperti dikutip dari Speedweek, Rabu (9/9/2020).

“Saat Valentino berbicara, selalu ada kata-kata kasar dan berat. Tapi semua ini berakhir ketika saya menerima hukuman seolah membuka halaman baru dan mengakhiri cerita, baik Anda setuju atau tidak,” jelasnya.

Hasil pada hari Minggu (di balapan MotoGP Styria) juga membantu saya. Ini adalah cara untuk mengatakan: & # 39; Saya menerima penalti, tetapi saya masih melakukan pekerjaan saya. & # 39; Toh, peringkat 14 di MotoGP Styria masih membuat saya meraih dua poin, ”kata Zarco.

Kini, Zarco dan Rossi sudah berdamai. Morbidelli juga meminta maaf kepada Zarco karena menyebut pemain berusia 30 tahun itu setengah pembunuh.

Namun, Morbidelli masih mengalami trauma. Ia mengaku sempat sedikit khawatir saat melaju di samping Zarco saat balapan. Pasalnya, Morbidelli benar-benar hampir kehilangan nyawanya saat mengalami kecelakaan di MotoGP Austria, yang membuatnya kini jauh lebih waspada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here