https: img.okezone.com content 2020 09 12 38 2276565 rossi-puas-finis-kelima-di-hari-pertama-motogp-san-marino-2020-rchrreFzWW.jpg

MISANO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, cukup puas dengan hasil dua sesi latihan bebas di Sirkuit Dunia Marco Simoncelli Misano, Jumat 11 September 2020, WIB. Pasalnya, Yamaha YZR M-1 miliknya terbukti kompetitif.

Waktu yang dicatat Valentino Rossi pada sesi latihan bebas (FP1) MotoGP San Marino 2020 kurang bagus. Ia hanya mencetak satu lap time tercepat 1 menit 33,693 detik. Hasil tersebut menempatkannya di peringkat 11 dengan selisih 1,495 detik dari rekan setimnya Maverick Vinales.

Beruntung, Valentino Rossi bisa mempertajam waktunya di FP2. Dokter Menorehkan waktu 1 menit 32,732 detik dan menempati urutan kelima. Dengan begitu, dia hanya terpaut 0,543 detik dari pemuncak klasemen dalam catatan waktunya, Fabio Quartararo.

Baca juga: Valentino Rossi Mengeluh Kondisi Aspal Baru di Sirkuit Misano

Valentino Rossi di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli (Foto: Yamaha MotoGP)

Kedua hasil tersebut membuatnya cukup senang. Pasalnya, pencatatan waktu bisa dijadikan pedoman untuk menyesuaikan motor pada sesi-sesi berikutnya untuk mendapatkan hasil terbaik. Meski begitu, motor YZR M-1 miliknya tetap perlu dibenahi.

“Sepertinya motor kami cukup kompetitif dan bisa lebih baik lagi. Kami harus memberikan yang maksimal karena kami yakin kami bisa berjuang untuk hasil yang bagus,” ujar Valentino Rossi, dikutip dari situs resmi Yamaha MotoGP, Sabtu (12/9 / 2020).

"Kami harus meningkatkan motor di beberapa area, tapi saya punya perasaan yang bagus. Posisi kelima di hari pertama adalah hasil yang bagus," pungkas pembalap berusia 41 tahun itu.

Hasil yang diraih di FP1 tak lepas dari aspal baru yang melapisi trek Sirkuit Dunia Misano milik Marco Simoncelli, Misano Adriatico. Lapisan aspal baru membuat Valentino Rossi harus meraba-raba sejak awal sesi latihan bebas.

Hal tersebut tak lepas dari kecerobohan Yamaha yang memilih absen pada sesi tes tertutup di Misano, Juni 2020. Bahkan, sejumlah tim seperti Honda dan KTM sudah mengerahkan pebalap penguji untuk menjajal lapisan aspal baru Misano. Sirkuit.

Yamaha bukannya tanpa pembalap penguji. Mereka merekrut Jorge Lorenzo sejak Januari 2020. Karenanya, Valentino Rossi bertanya-tanya mengapa Yamaha MotoGP tidak menggunakan layanan Por Fuera untuk mengumpulkan data penting terkait lapisan aspal baru tersebut.

“Yamaha seharusnya lebih percaya pada program tes, tapi sejujurnya saya tidak tahu alasan mereka. Terkadang hal-hal yang terjadi di Yamaha sulit dijelaskan, ”pungkas Valentino Rossi, dalam jumpa pers jelang pekan balapan, dikutip dari Jatuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here