https: img.okezone.com content 2020 11 19 320 2312137 pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar-ykWr211zBE.JPG

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan tunai langsung (BLT) gaji bersubsidi atau gaji jangka kedua. Hingga saat ini penyaluran subsidi gaji periode kedua sudah memasuki tahap atau angkatan ketiga.

Meski begitu, penyaluran gaji semester kedua atau bantuan subsidi upah (BSU) masih belum berjalan maksimal. Karena belum 100% anggaran dibelanjakan untuk BSU hingga batch atau fase ketiga disalurkan ke para pekerja.

Baca juga: Sri Mulyani Akui Penyaluran Bantuan Sosial Salah Sasaran

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan kepada pekerja yang belum menerima subsidi gaji pada periode kedua, harap bersabar. Sebab, menurut dia, dana yang ditransfer bank penyalur ke penerima cukup besar.

“Saya mohon kepada pekerja atau buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Distribusi ke rekening masing-masing penerima cukup besar, baik rekening Bank Himbara maupun rekening bank swasta,” ujarnya di pernyataan tertulis, Kamis (17/11). / 2020).

Baca juga: Cintai BLT, Sri Mulyani & # 39; Kaget & # 39; Gaji Guru Rp1,6 juta

Secara keseluruhan, dalam periode kedua ini, jumlah yang dikucurkan untuk subsidi gaji atau upah adalah Rp9,65 triliun. Angka ini dibagikan kepada 8.042.847 pekerja atau buruh.

Rinciannya adalah 2.180.382 pekerja atau buruh untuk tahap kedua tahap pertama, dan 2.7013.434 orang atau buruh tahap kedua. Sedangkan untuk tahap ketiga, ada 3.149.031 pekerja atau buruh yang mendapat subsidi gaji dengan anggaran hingga Rp3,77 triliun.

Sedangkan dari total anggaran Rp9,65 triliun, baru Rp1,8 triliun yang sudah disalurkan untuk tahap I dan II. Sedangkan untuk tahap ketiga masih belum mendapat update dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Berdasarkan laporan bank penyalur per 15 November, realisasi sementara penyaluran subsidi gaji atau upah pada periode kedua tahap I telah didistribusikan kepada 844.083 pekerja atau buruh atau 38,71%. Sedangkan tahap II telah didistribusikan kepada 685.427 pekerja atau buruh atau 25,26%.

“Sesuai dengan komitmen yang sudah kami sampaikan sebelumnya, proses pembagian gaji / upah subsidi akan dipercepat karena datanya mengacu pada penerima pada periode pertama sebelumnya yang jelas dan bersih,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here