https: img.okezone.com content 2021 01 01 337 2337129 pelaku-parodi-indonesia-raya-wni-roy-suryo-kejanggalan-ada-di-detik-50-6wzdWs5ofx.jpg

JAKARTA – Pembuat parodi lagu Indonesia Raya mengungkapkan. Pelaku ternyata warga negara Indonesia (WNI), bukan warga negara Malaysia.

Menurut pakar telematika Roy Suryo, sejak awal ia menduga pembuat parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya itu bukan orang Malaysia. Ia melihat dari video parodi tersebut, ada kelainan dalam waktu 50 detik.

Kecurigaan Roy Suryo diungkapkan melalui akun twitter pribadinya @ KMRTRoySuryo2 pada Senin, 28 Desember 2020, sekitar pukul 19.50 WIB. Ia mencurigai apakah benar yang membuat parodi itu adalah orang Malaysia. Sebab, kata dia, ada kejanggalan pada 50 detik dalam video tersebut.

Tweep, mengenai kasus pelecehan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" di salah satu akun MY (?), Semoga @Kemlu_RI @DivHumas_Polri @CCICPolri segera menemukan pelakunya. Benarkah itu orang Malaysia atau bukan? Karena ada sesuatu "aneh" di detik ke-50. '(asli, bukan yang disamarkan), "kata Roy Suryo melalui akun Twitternya @ KMRTRoySuryo2, seperti yang dilihat Okezone, Jumat 1 Januari 2020.

Baca juga: Pelaku Parodi Indonesia Raya Diduga Warga Indonesia, Warga: Diusir dari Indonesia

Dengan ditangkapnya pelaku parodi Indonesia Raya, Roy semakin yakin bahwa analisisnya terbukti. Itu juga didasarkan pada kecocokan aneh dalam 50 detik itu. “Selain analisa video berdurasi 19 detik yang terbukti benar dari Artis GA tersebut, prediksi saya tentang siapa pembuat video yang menghina lagu Indonesia Raya juga terbukti, bukan? (Pelakunya adalah Warga Negara Indonesia di Sabah). Inilah yang dimaksud dengan sesuatu yang "aneh" di detik ke-50 "semacam itu," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, parodi lagu kebangsaan Indonesia muncul dalam bentuk video di YouTube dengan judul "Indonesia Raya Instrumental (Parodi + Lirik)" dalam bahasa Melayu. Video tersebut telah dihapus.

Video ini awalnya diposting di YouTube oleh akun "MY Asean" yang menggunakan spanduk Malaysia sebagai gambar profilnya. Video tersebut memutarkan syair-syair lagu Indonesia Raya yang terselip, seperti “Indonesia adalah tanah airku” menjadi “Indonesia adalah masalahku”.

Baca juga: Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ternyata Warga Negara Indonesia, Bagaimana Proses Hukumnya?

Kalimat lain berisi referensi tersinggung untuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Ada juga guyonan memusuhi atas nama bapak pendiri bangsa, Soekarno yang pada 1960-an mencanangkan "Ganyang Malaysia".

Video tersebut juga mengubah lambang dasar negara Indonesia dari Garuda menjadi ayam ketakutan. Selain itu ada foto anak laki-laki sedang kencing di spanduk Indonesia.

(Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here