https: img.okezone.com content 2020 10 30 43 2301372 menang-cepat-khabib-tak-ingin-gaethje-bernasib-sama-seperti-mcgregor-OgfwM457ff.jpg

ABU DHABI – Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, mengungkapkan salah satu alasan petarungnya ingin mengakhiri pertarungan lebih cepat saat menghadapi Justin Gaethje di ajang UFC 254, akhir pekan kemarin.

Bukan ingin meremehkan kemampuan lawan, tapi Mendez mengatakan Khabib sebenarnya bisa saja memperpanjang pertarungan dan membuat Gaethje berada dalam situasi lebih parah.

Namun, hal tersebut tidak dilakukannya karena Gaethje merupakan salah satu lawan yang cukup dihormati oleh The Eagle -julukan Khabib. Mendez mengatakan hal tersebut sebab Khabib pernah melalukan hal sebaliknya saat menghadapi Conor McGregor pada 2018 lalu.

Ia mengatakan saat itu Khabib sengaja meladeni McGregor hingga empat ronde . hal tersebut dilakukan lantaran Khabib ingin memberikan pelajaran untuk petarung asal Irlandia tersebut.

Baca juga: Ini Prinsip yang Dipegang Khabib Selama Menjadi Petarung MMA

“Khabib sengaja membiarkan Conor pergi lebih lama, dia sengaja berdiri bersamanya, dia ingin menghukumnya,” ujar Mendez dilansir dari laman givemesport, Jumat (30/10/2020).

“Hanya karena Conor menjalani empat ronde, bukan berarti Khabib memiliki waktu yang lebih sulit untuk menghabisinya. Khabib ingin menghukum Conor, dan dia tidak ingin melakukan itu dengan Justin (Gaethje),” ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan lawannya Justin Gaethje di pertarungan UFC 254 yang berlangsung pada Minggu 25 Oktober 2020 dini hari WIB. Dalam pertarungan memperebutkan sabuk juara kelas ringan itu, Khabib menang ketika pertarungan baru memasuki ronde kedua atau tepatnya dalam waktu 1 menit 34 detik.

Pertarungannya melawan Gaethje menjadi pertarungan UFC terakhirnya. Khabib memutuskan pensiun dari ajang mix martial arts (MMA) tersebut. Kemenangan Khabib itu lantas menjadi kemenangan yang sangat berarti.

Dengan keputusan ini, Khabib pun dipastikan mengakhiri kariernya dengan catatan yang sangat manis. Ia memegang rekor tak pernah terkalahkan di UFC dengan catatan 29-0.

Selama menjalani total 29 pertarungan di UFC, Khabib benar-benar tampil tangguh sehingga terus memetik kemenangan. Hasil manis pertamanya sendiri diraih kala menghadapi Vusal Bayramov pada 13 September 2008 silam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here