https: img.okezone.com content 2020 07 29 45 2253947 liburan-di-tengah-larangan-bepergian-john-terry-banjir-kecaman-QrnmSXu0Ba.jpg

KRITIK datang berulang kali ke asisten manajer Aston Villa, John Terry. Sebab, lelaki Inggris itu memamerkan foto liburan di vila pribadinya di Amancil, Portugal. Bahkan, Kementerian Luar Negeri Inggris mengeluarkan larangan bepergian ke Portugal untuk warganya.

Larangan bepergian di tengah pandemi Covid-19 membuat jutaan warga Inggris tidak bisa bebas menikmati kehangatan matahari di musim panas. Bahkan, mereka terbiasa berlibur bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

Di tengah kekecewaan, John Terry dan istrinya Tony Poole, berbagi serangkaian foto di media sosial Instagram. Keduanya diketahui terbang dengan jet pribadi dari Bandara Farnborough, pada Senin 27 Juli 2020 menuju Portugal.

Baca juga: Tidak Praktis, John Terry Terpaksa Turunkan Harga Jual Rumah Mewahnya

John Terry menjadi asisten manajer Aston Villa (Foto: Instagram/@johnterry.26)

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan helikopter ke resor pribadinya di Quinto do Lago, Amancil. Kritik kemudian mengalir ke John Terry, yang merupakan legenda Chelsea. Ia dianggap tidak peka terhadap nasib jutaan orang yang menunggu berita tentang pengembalian tiket pesawat.

"Menyedihkan melihat foto seseorang seperti John Terry yang memiliki banyak uang ketika keluarga kami tidak tahu apakah rencana liburan akan dilanjutkan, atau bahkan jika kami mendapatkan pengembalian uang," kata seorang wanita bernama Emma Fisher , dikutip dari Matahari., Rabu (29/7/2020).

Wanita berusia 32 tahun itu mengklaim bahwa ia seharusnya terbang bersama keluarga ke Lanzarote, Spanyol, pada 26 Agustus 2020 untuk menikmati liburan. Dengan munculnya larangan dari Kementerian Luar Negeri Inggris untuk tidak pergi ke Semenanjung Iberia, Emma Fisher jelas membenci tindakan John Terry.

Orang lain yang namanya disembunyikan, menyebut pesepakbola yang aktif dan yang sudah pensiun, harus lebih bijaksana dalam berbagi momen liburan di tengah kondisi saat ini. Sebab, banyak orang yang berjuang meminta hak untuk mengembalikan tiket ke maskapai.

"Jutaan pelancong sibuk meminta maskapai penerbangan untuk mengembalikan tiket karena pembatalan penerbangan. Semua orang tahu pesepakbola menikmati gaya hidup mereka. Namun, mereka juga harus memikirkan terlebih dahulu tentang nasib penggemar sebelum mengunggah momen di media sosial," kata sumber itu.

Melihat kritik itu, John Terry kemudian merespons dengan mengunggahnya di akun Instagram-nya @ johnterry.26. Pria 39 tahun itu bosan membaca berita negatif tentang dia dan keluarganya. Dia tidak peduli dengan berbagai kritik karena dia ingin menikmati waktu yang berharga.

"Saya bosan membaca tulisan seperti ini. Apakah saya satu-satunya pesepakbola atau mantan pesepakbola yang pergi ke luar negeri? Saya hanya punya waktu satu minggu dan akan menggunakannya dengan keluarga saya," kata John Terry.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here