https: img.okezone.com content 2020 09 29 340 2285840 keluarga-ngamuk-tak-terima-pasien-meninggal-karena-corona-hendak-bawa-pulang-jenazah-teCObCi5cP.jpg

BIMA – Jumlah warga Kota Bima yang meninggal akibat Covid-19 kini bertambah menjadi 3 orang. Pasien NR (55), warga Desa Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, meninggal pada Selasa (29/9/2020) sore.

Keluarga yang tidak menerima NR dites positif Covid-19 mengamuk dan menolak dipulangkan menggunakan protokol pencegahan Covid-19. Tak hanya itu, keluarga bahkan bergegas ke kamar untuk mengambil jenazah NR.

Beruntung, polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono datang ke lokasi untuk menekan dan menghalau niat keluarga pasien.

Untuk menghindari reaksi dari keluarga jenazah Covid-19 yang menolak penegakan protokol Covid-19, Kapolsek Bima Kota menemui keluarga pasien di ruang isolasi Rumah Sakit Bima dan memberikan pengertian.

Hingga akhirnya pihak keluarga sepakat bahwa protokol Covid-19 tetap berlaku atas arahan Kapolres. Hanya saja, dikasih keleluasaan keluarga bisa membasuh jenazah, tapi pake Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan di bawah pengawasan petugas.

Kapolsek mengingatkan keluarga pasien di pemakaman untuk tetap mematuhi protokoler.

Media memantau jenazah pasien Covid-19 saat dibawa ke rumah duka ditegakkan sesuai protokol Covid-19, menggunakan ambulans, dan dikawal aparat keamanan.

Perlu dicatat, pasien dirawat di rumah sakit Senin sore (28/9) akibat terjatuh di kamar mandi disertai sesak napas. Setelah mendapat perawatan intensif sebentar, pasien meninggal hari ini.

Namun sebelumnya pasien menjalani Rapid Test sesuai SOP rumah sakit dengan hasil reaktif, dilanjutkan usapan cepat dan hasilnya positif Covid-19.

(erh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here