fbpx
Kornet dan Golden Ranger berbicara tentang Mobile Legends Development League Season 2

Moonton terus mengembangkan ekosistemnya esports di Indonesia. Mulai dari turnamen internasional M1 Mobile Legends, MLBB All-Star, Mobile Legends Professional League (MPL); hingga saat ini Mobile Legends Development League (MDL) yang sebentar lagi akan memasuki Season 2.

MDL sendiri merupakan liga kedua dari MPL, turnamen ini memberikan kesempatan bagi tim-tim diluar MPL untuk bergandengan tangan dan menuai prestasi melalui esports seluler Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Meski menjadi liga kedua, namun sikap dan sifat profesionalnya mendalam esports akan terus dijunjung oleh MDL.

Tujuan besar diadakannya MDL adalah untuk menemukan pemain baru berbakat yang berpotensi bersaing di MPL di masa mendatang. Sebanyak 11 tim terpilih dipastikan berlaga di MDL untuk memperebutkan total hadiah 300 juta rupiah.

Mulai dari 10 Agustus hingga 30 September 2020 (musim reguler), tim teratas yang berhasil memperoleh poin di babak tersebut Musim Reguler akan melaju ke babak selanjutnya yaitu MDL Playoffs selama 3 hari pada tanggal 9, 10, dan 11 Oktober 2020.

“Kami sangat senang bisa mengumumkan MDL untuk komunitas pecinta Mobile Legends di Indonesia. Harapan kami, MDL ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi para pemain untuk menuai prestasi serta memberikan kesempatan kepada tim-tim yang sedang berlaga di MPL untuk mencari talenta-talenta baru yang berpotensi mengisi roster tim di masa depan, ”tandasnya. Lucas Mao sebagai Komisaris MDL di Indonesia.

Di musim kedua MDL, ada lima tim yang berpotensi menjadi kuda hitam atau tim kejutan. Lima tim MDL tersebut antara lain XCN BKB, RRQ Sena, Geek Fam Jr., Siren Esports, dan Bigetron Bravo. Mereka semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi juara MDL yang baru.

Fauzi "Penjaga Emas"Sebagai shoutcaster Yang sudah beberapa tahun belakangan ini membawakan pertandingan Mobile Legends, memberikan pandangannya tentang prediksi team battle di MDL Season 2.

Penjaga Emas
Penjaga Emas

"Sebenarnya, jika kamu mengatakannya yang tertindas atau bukan kuda hitam, ya, tetapi jika Anda memprediksi tim yang akan menungganginya, itu pasti Bigetron Bravo atau RRQ Sena. Karena kemarin kami melihat performa RRQ Sena di salah satu turnamen sangat kuat, padahal melawan tim MPL seperti perwakilan Filipina, ”ujar Golden Ranger.

Ia memperkirakan RRQ Sena dan Bigetron Bravo setidaknya akan lolos ke Playoff MDL Season 2. Selain kedua tim tersebut ada XCN BKB atau Siren Esports, alasan dipilihnya keempatnya karena performa dan roster banyak pemain yang namanya lumayan mentereng seperti jatuhnya Warlord dari Bigetron MPL ke MDL.

“Kemungkinan akan berbahaya juga bagi tim-tim yang ada di MDL. Sedangkan untuk EVOS saya tahu ada Clover tapi belum melihat ada performa mentereng dari mereka. Nah kalau Geek Fam Jr.” Beberapa sebelumnya Turnamen itu sangat "menakutkan" tetapi belum terlihat konsistensinya di pertandingan berikutnya, "kata Gold Ranger.

Gold Ranger juga yakin event MDL Season 2 akan berjalan dengan sangat sengit. Pastinya akan sengit, tidak kalah dengan MPL, apalagi juara bertahan Victim Esports dengan susunan roster barunya. Apakah sehebat musim lalu atau pun dengan hadirnya Mir Acl dan BayMax, performa Victim Esports pun semakin bagus. tidak sehebat musim lalu. Tidak ada bukti keduanya mampu saling mengisi posisi, wajar saja karena statusnya sebagai pemain baru, ”pungkas pria yang akrab disapa Oji ini.

Sementara itu, ada pendapat berbeda dari Fahmi. "CornedJika menurut Bigetron Bravo Golden Ranger menjadi tim potensial, Kornet justru berpikir yang berpotensi menjadi tim menakutkan MDL musim kedua ini adalah RRQ Sena.

“Mungkin banyak tim pemenang, seperti Victim Esports yang menjadi juara MDL Season 1 atau EVOS Esports yang memiliki peluang dengan pemain bertalenta, tapi RRQ Sena harus diperhitungkan,” kata Kornet.

EVOS Legends (Indonesia)
melalui Liquipedia

Kornet menambahkan meski tanpa Liam, roster RRQ Sena memiliki pemain muda berbakat dan potensial. Sebut saja X Win, Albertt, dan Skylar yang digadang-gadang menjadi bintang MPL di musim mendatang. Jangan remehkan nama-nama yang kurang dikenal, apalagi jika pemain RRQ Sena terbilang baru di ranah kompetitif.

“Tapi dengan semangat menang, apalagi dengan budaya RRQ yang baru saja meraih MPL Season 5. Tentunya roster RRQ Sena memiliki upaya untuk mengawinkan gelar dengan piala MDL,” ujar Kornet.

“Intinya MDL Season 2 akan seru dan sengit, hampir semua tim punya kesempatan menang yang sama. Apalagi dengan nama-nama baru, tentunya kehadiran MDL Season 2 berpotensi melahirkan bibit pemain champion di musim mendatang, ”imbuh Kornet tentang keseruan MDL Season 2.

Meski mengundang 8 tim melalui jalur tersebut waralaba, MDL masih memiliki keseruan yang sama dengan MPL. Victim Esports yang berhasil meraih gelar MDL Season 1 menjadi bukti bahwa tim yang hadir melalui jalur kualifikasi mampu bersaing dengan lawan lainnya.

MDL sendiri terus berlangsung di tengah pandemi COVID-19 yang mewabah di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia. Akan ada implementasi protokol kesehatan yang ketat dan terukur sesuai anjuran Pemerintah dan pakar kesehatan di Indonesia.

Seluruh tim yang bertanding sendiri telah mengunci lineup sejak 6 Juli lalu. Sebanyak 12 tim terbaik akan merebut gelar MDL Season 2, siapa yang akan menjadi juaranya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here