https: img.okezone.com content 2020 07 28 45 2253347 kalah-bersaing-dari-liverpool-guardiola-akui-man-city-kurang-semangat-2IIVbLAWKL.jpeg

MANCHESTER – Liverpool memenangkan Liga Inggris 2019-2020. Ini adalah gelar Liga Inggris pertama mereka setelah 30 tahun menunggu. Keberhasilan ini juga membuat The Reds menghentikan dominasi Manchester City.

Dalam dua musim sebelumnya, gelar liga Inggris sejati selalu jatuh ke tangan Man City yang dibuat oleh Josep Guardiola. Namun, musim ini Liverpool mampu memenangkan kemenangan besar dari The Citizens. Ini bisa dilihat dari papan klasemen, di mana Liverpool unggul 18 poin dari Man City.

Menanggapi hal ini, Guardiola hanya bisa memberi selamat kepada Liverpool. Menurut ahli taktik Spanyol, Liverpool pantas memenangkan gelar, mengingat The Reds selalu tampil habis-habisan di setiap pertandingan.

Baca juga: telepon Jurgen Klopp Sir Alex Ferguson untuk mengatakan Liverpool adalah juara Liga Premier

Liverpool vs Man City

Menurut Guardiola, pertandingan mental seperti itu merupakan perbedaan mencolok antara Man City dan Liverpool musim ini. Guardiola berpikir bahwa Liverpool selalu menganggap pertandingan mereka di Liga Premier seperti pertandingan terakhir, sehingga mereka selalu memberikan yang terbaik untuk menang.

Di sisi lain, Man City menjadi tim yang tampaknya tidak konsisten. Meski The Citizens cukup sering memenangkan pertandingan dengan skor telak, namun mereka juga kerap menderita kekalahan.

Sepanjang gelar Liga Inggris 2019-2020, Man City mencatat sembilan kekalahan. Jumlah itu lebih banyak dari kekalahan Manchester United, yang menghuni posisi ketiga. Sebab, Setan Merah hanya menderita delapan kekalahan.

"Saya pikir Liverpool luar biasa musim ini dan saya ingin memberi selamat kepada mereka. Kami tidak konsisten seperti musim sebelumnya ketika kami menyukai mesin setiap hari," kata Guardiola. Surat harian, Selasa (28/7/2020).

"Kami kehilangan banyak pertandingan musim ini, tetapi cara kami bermain bagus, saya tidak punya banyak penyesalan dalam cara kami bermain. Sementara Liverpool memainkan setiap pertandingan seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir mereka," lanjutnya.

Josep Guardiola

"Sementara itu, kami tidak memainkan permainan dengan pola pikir jika kami tidak menang, kami akan kehilangan gelar Liga Inggris. Mereka (Liverpool) memainkan setiap pertandingan seolah-olah mereka tidak bisa kehilangan satu pertandingan pun, dan kami tidak seperti itu, "pungkas Guardiola.

Karena itu, Guardiola bertekad untuk membalas kegagalan ini musim depan. Semangat juang Man City untuk mendapatkan kembali gelar telah diperlihatkan di matchday ke-32 Liga Inggris 2019-2020 ketika mereka membuldoser Liverpool yang selesai merayakan kejuaraan dengan skor 4-0.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here