Indeks Dolar Melemah, Ekonomi AS 'Dihantui' Ketidakpastian : Okezone Economy

JAKARTA – indeks dolar tergelincir pada perdagangan kemarin. Dolar melemah karena investor mencerna pejabat moneter AS & # 39; pernyataan tentang dampak ekonomi dari penyebaran virus corona gelombang kedua.

Dolar menguat terhadap euro dan yen, tetapi melemah terhadap sterling, franc Swiss, dan mata uang komoditas seperti dolar Australia, Selandia Baru dan Kanada.

Baca Juga: Dolar AS Kembali Kuat Di Tengah Kekhawatiran Kasus Baru

Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyarankan pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk meningkatkan ekonomi AS yang terkena dampak wabah virus.

Mnuchin mengatakan dia bekerja dengan DPR dan Senat untuk memberikan lebih banyak bantuan virus korona pada akhir Juli, sementara Powell mengatakan The Fed dapat mengurangi batas pinjaman minimum di bawah program pinjaman.

Di sisi lain, Dr. Anthony Fauci, kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular memperingatkan tentang risiko lonjakan 19 kasus bersama. Pada awal perdagangan sore, indeks dolar merosot ke 97.380.

Baca Juga: Dolar AS Lambat, Euro Menguat Karena Pemulihan Ekonomi Yang Cepat

"Dolar sedang berkonsolidasi sekarang," kata kepala strategi pasar Bannockburn Forex Marc Chandler, dikutip oleh Reuters, Rabu (7/1/2020).

"Ketika kita memasuki Juli, ada beberapa ketidakpastian, hari ini misalnya adalah hari terakhir PPP (program perlindungan gaji) dan pada akhir bulan depan adalah akhir dari klaim pengangguran, kecuali diperpanjang," tambahnya.

(kmh)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here