Dikeluhkan Penumpang, KAI Minta Persyaratan SIKM ke Jakarta Dilonggarkan : Okezone Economy

JAKARTAPT Kereta Api Indonesia (Persero) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan konsesi pada izin masuk dan keluar (SIKM). Karena persyaratan ini membuat orang enggan menggunakan kereta.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, dalam transportasi darat, SIKM belum diinspeksi lagi. Karena itu, ia berharap hal serupa bisa dilakukan dalam moda transportasi berbasis rel.

Baca Juga: KAI Boss Mengeluh Banyak Gerbong INKA Retak

"Kami meminta Gubernur untuk relaksasi SIKM karena SIKM masih seseorang, jika kita naik mobil, transportasi darat ke Jakarta gratis," katanya dalam dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (8/8) 7/2020).

Menurut Didiek, persyaratan SIKM membuat orang enggan menggunakan transportasi kereta api. Sebab, salah satu syarat yang diperlukan untuk membeli tiket kereta api penumpang harus menunjukkan SIKM.

Baca Juga: KAI Ingin Membangun Kereta Trackless Buatan China di Bali

"Itulah yang membuat transportasi kami sulit karena orang tidak tertarik," kata Didiek.

Karena itu, ia kembali meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan bantuan. Apalagi, minggu depan dia akan mulai mengoperasikan rute kereta Jakarta-Bandung lagi.

"Jadi hari ini kami sedang berusaha mengoperasikan Argo Parahyangan, Jakarta-Bandung," kata Didiek.

(fbn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here