https: img.okezone.com content 2020 12 18 38 2330457 bos-dorna-jengkel-motogp-2020-dianggap-kurang-seru-tanpa-marc-marquez-jf4qrnFqlo.jpg

MADRID – CEO Dorna Sports (Promotor MotoGP), Carmelo Ezpeleta kesal melihat kejuaraan MotoGP 2020 dipandang kurang seru karena absennya Marc Marquez. Menurutnya, kejuaraan tetap berjalan seru dan menarik, meski ada beberapa pemandangan berbeda dari musim sebelumnya.

Di MotoGP 2020, kejuaraan tidak berjalan seperti biasanya. Jumlah ras menurun drastis akibat wabah virus korona global. Total, hanya ada 14 balapan untuk kelas MotoGP dan 15 seri untuk Moto2 dan Moto3.

Marc Marquez

Selain berkurangnya jumlah seri, MotoGP 2020 juga dinilai kurang seru karena absennya Marc Marquez. Pembalap yang tampil sebagai protagonis di MotoGP dalam beberapa musim terakhir ini harus absen cukup lama karena mengalami cedera parah.

BACA JUGA: Bangga dengan Adiknya Naik Podium, Marquez Tersentuh

Marc Marquez tercatat hanya tampil di satu balapan musim ini. Hal itulah yang terjadi di MotoGP Spanyol 2020. Di 13 seri lainnya, dia harus absen. Nyatanya, kehadirannya di MotoGP 2021 masih diragukan.

Dengan kondisi tersebut, banyak pihak menilai ajang MotoGP 2020 kurang diminati. Bahkan, gelar juara MotoGP 2020 yang diraih Joan Mir sempat dipandang sebelah mata oleh sejumlah pihak.

Melihat kondisi tersebut, Ezpeleta sangat berang. Ia tak terima jika kejuaraan MotoGP 2020 dinilai tidak semenarik dan semenarik musim-musim sebelumnya. Baginya, kejuaraan tetap berjalan seru dan menarik.

“Marc Marquez jatuh di Jerez dengan mengambil resiko seperti yang selalu dilakukannya sejak awal karirnya. Marquez adalah karakter yang luar biasa, dia memiliki passion yang luar biasa untuk pekerjaannya, ”kata Ezpeleta, seperti dikutip dari Paddock GP, Sabtu (18/12/2020).

“Dia tidak beruntung di Jerez, tapi kejuaraan dunia tetap berharga. Contohnya, saya ingat tahun 1999 dan tidak ada yang pernah mengira bahwa kejuaraan itu kurang penting karena Doohan jatuh dan kejuaraan dunia dimenangkan oleh Criville,” lanjutnya.

Marc Marquez

“Jelas, dengan penantang gelar seperti Marquez segalanya akan berubah, tapi kejuaraan sudah berakhir dengan mereka yang berada di trek. Bagi saya, argumen bahwa gelar tersebut kurang berharga karena misalnya lari 15 balapan, bukan 18, tidak adil, ”kata Ezpeleta.

“Pada awalnya, ketika kami mulai ada 12-13 balapan dan itu adalah kejuaraan dunia yang benar-benar valid. "Kejuaraan 2020 bagus dan sulit diperjuangkan, pasti akan lebih baik bersama Marquez, tapi itu tidak mengubah banyak hal," ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here