https: img.okezone.com content 2020 09 18 338 2279713 bima-arya-jangan-sampai-pasien-covid-19-dirawat-di-jakarta-tapi-tetangga-jadi-zona-merah-TD4lQd9KZf.jpg

BOGOR – Walikota Bogor Bima Arya Sugkarto menyatakan akan mengevaluasi dan meminta perangkat daerah terkait mengkaji status zonasi penyebaran Covid-19 di satu wilayah, khususnya penetapan kelurahan zona merah dan RW.

“Misal di satu kelurahan ada satu orang yang bekerja di Jakarta, KTP-nya ada, positif dan dirawat di Jakarta, kontak dekatnya aman, lalu dinyatakan merah. Jadi gak ngerti, kata Bima Arya saat memimpin Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah. Kota Bogor, di Sempur Expression Park, Kamis (17/9/2020)

Menurut Bima, mengubah definisi zona merah sangat penting. Pasalnya, hal itu akan terkait dengan strategi dan konsep pembatasan sosial skala mikro dan masyarakat (PSBMK) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Ia mencontohkan, suatu kawasan dinyatakan sebagai zona merah jika ada orang yang sedang menjalani isolasi di daerah tersebut atau setidaknya tiga orang sedang menjalani swaisolasi.

“Sistem zonasi kita evaluasi. Jadi kita ubah definisi kelurahan merah, jadi tidak ada OTG, diisolasi di luar dan ditetapkan zona merah, tidak seperti itu, karena akan berdampak berbeda. Tapi akan lebih difokuskan pada skala mikro atau RW. Jika ada beberapa hal yang mendukung penetapan zona merah, ”terangnya.

Ia menambahkan, jika ada beberapa RW di zona merah, kelurahan tersebut ditetapkan sebagai zona merah. Kemudian, untuk kawasan yang berada di zona merah akan diberlakukan kebijakan ketat.

Untuk evaluasi kelurahan atau RW zona merah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan akan segera merumuskan instruksi Walikota Bogor.

“Tadi sempat dibahas kelurahan ditetapkan zona merah kalau minimal 50 persen RW-nya merah. Untuk RW kalau 50 persen RT positif, RW dialihkan. Untuk kategori lama waktu OTGs dinyatakan sembuh setelah 10 hari diisolasi setelah dilakukan swab test, ”kata Rahmat Hidayat.

(kha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here