915 Orang Ikuti Rapid Test di Kantor Walkot Jakbar, 27 di Antaranya Reaktif : Okezone Megapolitan

JAKARTA – Antusiasme masyarakat cukup tinggi pada hari kedua Rapid Test di halaman Kantor Walikota Jakarta Barat. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) ini bertujuan untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Perwakilan BIN, Koordinator Regional BIN Covid-19 Task Force, Sony Arifianto mengungkapkan selama Rapid Test massal dua hari di Kantor Walikota Jakarta Barat, antusiasme karyawan di Walikota Jakarta Barat cukup tinggi.

Dia berharap tes cepat ini dapat mencegah penyebaran Covid-19 di Walikota Jakarta Barat. Pada hari kedua ini ada 915 peserta dan 27 di antaranya adalah virus korona reaktif.

"Pada hari ini kami melakukan tes cepat hari kedua bekerja sama dengan Walikota Jakarta Barat. Hari ini berlanjut pada hari pertama karena antusiasme warga Jakarta Barat atau ASN. Untuk itu kami melakukan 2 hari yang cepat. Saya berpikir kegiatan ini untuk membantu mencegah atau mempercepat respon Covid-19, "kata Sony, Jakarta, Rabu (7/9/2020).

Tes cepat massal, disertai dengan tes swab, adalah arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal (Purn.) Budi Gunawan untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai distribusi Covid-19.

Sementara itu, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi mengungkapkan hasil tes cepat pada Rabu (8/7) kemarin, sebanyak 862 karyawan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dari jumlah itu, 17 orang menunjukkan hasil reaktif.

"Kemarin 862 berpartisipasi. Dari 17 yang reaktif itu, ada 4 yang positif. Hari ini, 600 di antaranya sudah cepat. Reaktif 16. Kita akan lihat hasilnya nanti," katanya.

Baca juga: Setelah Korban Eksploitasi WN Francis, KPAI Meminta Pengetatan Pengetatan Hotel

Baca juga: Pandemi Corona, 800 Perusahaan Ditutup dan 25 Ribu Pekerja Di-PHK di Banten

"Kami akan melakukan pengelakan terhadap kontak siapa pun? Mereka juga harus melakukan pemeriksaan cepat. Lebih baik kita tahu dari awal daripada tidak tahu kalau suatu hari nanti akan terpengaruh juga," dia ditambahkan.

Di sisi lain, ia menyatakan apresiasinya atas bantuan tes cepat massal gratis oleh BIN. Rustam mengatakan antusiasme karyawan di Walikota Jakarta Barat sangat tinggi. Bahkan para tamu di Kantor Walikota Jakarta Barat juga ikut serta dalam tes cepat ini.

"Target keseluruhan 2.300 orang tercatat. Dan bukan tidak mungkin lebih dari itu karena ternyata setiap tamu yang datang ke sini minta cepat. Saya berkoordinasi dengan pelaksana alhamdulilah bisa dipenuhi. Karena pasokan yang dibawa oleh BIN cukup untuk lebih dari 2.300 tes cepat, "katanya.

Rustam mengatakan bahwa melalui tes cepat ini dapat memfasilitasi gugus tugas untuk percepatan penanganan Covid-19 Kota Jakarta Barat untuk melakukan treasing karyawan positifnya Covid-19. Dengan begitu, itu akan mencegah penyebaran Covid-19 menjadi lebih sempit.

"Kegiatan ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui sejauh mana karyawan karyawan ASN di Jakarta Barat terpapar atau tidak. Khususnya untuk karyawan ASN atau PES di kantor Walikota. Namun kami juga mengembangkannya ke Kejaksaan kami. 39; Kantor, dari BPN, dan "pegawai kelurahan juga ada di sini," jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau secara singkat lokasi tes cepat. Anies juga berbicara singkat dengan Covid-19 BIN Co-regional Coordinator Task Force, Sony Arifianto dan Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi.

Dalam pelaksanaan Tes Cepat ini, BIN menyediakan 1.000 alat kit cepat, sama seperti hari sebelumnya. Selain itu, 2 unit laboratorium bergerak untuk tes PCR atau tes swab juga dilengkapi dengan 2 unit ambulans seluler.

Mobile Lab ditujukan untuk orang yang menunjukkan hasil reaktif dari hasil tes cepat. Kemampuan lab mobile ini dapat melakukan sebanyak 300 tes sampel per hari dan hasilnya dapat diketahui selama kurang lebih 5 jam.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here