https: img.okezone.com content 2020 08 01 38 2255403 5-anak-asuh-valentino-rossi-yang-unjuk-gigi-di-ajang-grand-prix-nomor-1-mulai-saingi-the-doctor-ecsmeCBWd9.jpg

SEJAK Pada awal 2014, Valentino Rossi memutuskan untuk membangun akademi balapnya sendiri bernama, VR46. Alasan Rossi membangun akademi balap adalah untuk membantu pembalap muda Italia meningkatkan kemampuan dan karier mereka.

Upaya Rossi mulai membuahkan hasil. Ya, sejumlah pembalap yang pernah belajar di akademi balap VR46, mulai diboyong oleh tim-tim di MotoGP. Bahkan di MotoGP 2020, ada pembalap dropout akademi VR46, yaitu Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli yang dipercaya tampil.

Selain nama-nama di atas, ada beberapa pembalap dropout akademi VR46 yang mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Selanjutnya, kami meringkas lima pembalap Rossi yang mulai pamer di Grand Prix.

5. Celestino Vietti (Moto3)

Celestino Vietti

Nama Vietti sebagai pembalap memang kurang dikenal, mengingat ia baru memulai karir profesionalnya di musim 2018 di kejuaraan dunia Moto3. Meski hanya tiga tahun menjalani karir sebagai pembalap, performa Vietti sebenarnya cukup mengesankan.

Bahkan di tahun kedua berpartisipasi di Moto3, Vietti mampu mencapai hasil maksimal dan menyelesaikan musim di posisi keenam. Sementara di Moto3 2020, Vietti saat ini menempati posisi kelima di klasemen dan memenangkan podium saat membuka seri Andalusia pada akhir pekan.

4. Marco Bezzecchi (Moto2)

Marco Bezzecchi

Sama seperti Celestino Vietti, popularitas Bezzecchi belum dikenal. Karena Bezzecchi juga baru turun di kelas Moto2 dalam dua musim terakhir. Bahkan di musim debutnya, Bezzecchi gagal menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan hanya finis di peringkat 23 di klasemen akhir Moto2 2012.

Di Moto2 2020, kinerja Bezzecchi mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan pada balapan Andalusia Moto2 2020, Bezzecchi mampu finis di urutan ketiga atau tepat di belakang Luca Marini.

3. Luca Marini (Moto2)

Luca Marini

Nama Marini bisa dibilang cukup terkenal dibandingkan dengan pembalap akademi VR46 lainnya. Apalagi, Marini memang merupakan saudara tiri Rossi sendiri. Marini sendiri menjalani karir balap profesional sejak 2016 dengan tampil di kelas Moto2.

Sejak memulai karir profesionalnya hingga sekarang, Marini memang telah menunjukkan peningkatan kinerja yang luar biasa. Bahkan di Moto2 2020, Marini dikatakan sebagai kandidat kuat untuk pemenang gelar dunia setelah tampil mengesankan di tiga balapan pertama.

2. Francesco Bagnaia (MotoGP)

Francesco Bagnaia

Karier Bagnaia sebagai pembalap profesional memang bisa dikatakan sangat mengesankan. Alasannya sejak memutuskan untuk tampil di kelas Moto3 di musim 2013, Bagnaia berhasil menunjukkan kinerja yang luar biasa.

Bagnaia sendiri bahkan memenangkan gelar Moto2 2018 dunia. Pecco – julukan Bagnaia – kemudian dihubungkan oleh Tim Pramac Ducati untuk menjadi pembalap mereka di MotoGP 2019. Di musim ini, Bagnaia juga tampak mengesankan. Bahkan di MotoGP Andalusia 2020, Bagnaia telah berkompetisi di garis depan, sebelum harus gagal menyelesaikannya karena masalah mesin pada motornya.

1. Franco Morbidelli (MotoGP)

Franco Morbidelli

Seperti Francesco Bagnaia, Morbidelli bisa dibilang adalah salah satu pembalap akademi VR46 paling sukses. Memulai karirnya sejak 2013 di kelas Moto3, Morbidelli memang berhasil menunjukkan kemampuannya yang luar biasa.

Morbidelli juga memenangkan gelar dunia Moto2 2017, dan direkrut oleh Marc VDS Honda Team untuk tampil di kelas utama musim berikutnya. Di MotoGP musim ini, Morbidelli mampu mengesankan dengan finis kelima di MotoGP Spanyol. Bahkan Morbidelli hampir mencapai hasil yang lebih baik di MotoGP Andalusia 2020, jika dia tidak mengalami masalah dengan mesin sepeda motornya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here